Home » » Apa yang harus dilakukan Server pulsa PPOB?

Apa yang harus dilakukan Server pulsa PPOB?

Written By Randy on Tuesday, 24 April 2018 | 09:37

Sebagai seorang pelaku bisnis, pasti yang diinginkan adalah kesuksesan dari bisnis yang sudah dirintis sejak awal. Sudah menjadi resiko menjadi seorang pebisnis untuk mengalami naik turunnya penjualan. Terkadang mengalami kenaikan penjualan yang biasa-biasa, menanjak, turun, sampai turun drastis. Anda harus menyiapkan keputusan alternatif sebagai jaga-jaga jika hal buruk tersebut benar terjadi. Tetapi, terkadang permasalahan tersebut timbul dari diri perusahaan itu sendiri. Maksudnya, bisa jadi cara pemasaran yang salah, SDM kurang memadai, sampai mengabaikan pelayanan karena merasa dibutuhkan. Akhirnya pelanggan yang tadinya setia lama kelamaan mulai meninggalkan untuk membeli di toko Anda. Permasalahan ini terjadi hampir pada semua bidang perusahaan yang kurang evaluasi gejala-gejala tersebut, tidak terkecuali pada bisnis server pulsa PPOB. 

Sebagai pebisnis server pulsa PPOB, pastinya komisi yang didapat lebih banyak dibandingkan hanya server pulsa saja. Menjadi server pulsa PPOB juga tidaklah sulit, hanya membutuhkan untuk membeli sebuah software dan mudah untuk menjalankannya. Terlebih lagi jika di lingkungan Anda memang masih jarang yang menjual pulsa sekaligus menerima pembayaran tagihan. Jika dibandingkan biaya administrasi di gerai ritel ternama di Indonesia, server pulsa PPOB minimalis lebih murah dan cepat. karena bisnis selalu mengalami fluktuasi penjualan, di awal pembukaan usaha memang Anda tidak begitu menikmati laba dan terus memutar uang untuk kebutuhan yang lain. Seiring berjalannya waktu, penjualan Anda mulai mengalami kenaikan. Tetapi pada beberapa kasus, pada fase ini pihak perusahaan mulai melakukan trik bisnis yang jika triknya lebih awal diketahui oleh pelanggan, maka bisa saja Anda kehilangan pelanggan tersebut.

Contohnya, sebagai seorang server pulsa PPOB Anda sudah mulai mengalami kesuksesan. Pelanggan yang datang ke Anda juga jumlahnya bisa diperkirakan laba sudah bisa menutup modal. Tetapi, pada tahap ini Anda mulai melupakan yang namanya pelayanan atau service. Karena jumlah pelanggan yang harus dilayani cukup banyak, lalu Anda mengabaikan untuk memberikan pelayanan yang ramah terhadap mereka. Hal ini sering sekali terjadi pada beberapa perusahaan karena merasa pelangganlah yang butuh, bukan penjual yang butuh. Memang permasalahannya begitu kecil, namun ternyata dampak yang dihasilkan cukup fatal bagi perkembangan penjualan perusahaan.

Disini, prinsipnya pelanggan adalah ratu. Sehingga pihak penjual wajib melayani pelanggan dengan sikap yang ramah pula. Jika Anda meremehkan pelanggan tersebut, yang ada mereka akan beralih ke toko lain yang sejenis. Sebagai smart buyer, jika dihadapkan pada pilihan harga murah tetapi kualiatasnya buruk dengan pilihan harga sedikit diatas pasar dengan kualitasnya yang tidak memadai. Maka pelanggan cenderung berani untuk membayar dengan harga lebih mahal tetapi kualitas pelayanannya sangat dekat dengan konsumen. Oleh karena itu, pentingnya mengambil keputusan dalam berbagai aspek untuk perbaikan di masa depan.

0 komentar:

Post a Comment