Home » » Jadi Server atau Agen, Mana Yang Sesuai?

Jadi Server atau Agen, Mana Yang Sesuai?

Written By Randy on Monday, 7 May 2018 | 14:05

Tak dapat dipungkiri, gaya hidup modern saat ini semakin membuat manusia semakin mengandalkan gadget untuk mengerjakan berbagai aktifitas. Entah itu hal penting yang menyangkut tugas dan pekerjaan atau sekedar belajar hal baru atau melihat-lihat hal tak penting, manusia semakin lekat dengan perangkat mobile mereka. Alhasil, pulsa pun seakan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Trend seperti inilah yag kemudian mendasari para pelaku bisnis yang kemudian membuka gerai pengisian pulsa.

Dengan berbagai kemudahan yang dimilikinya, jual pulsa elektrik banyak dipilih sebagai usaha sampingan bagi banyak orang. Baik pemula dengan modal tabungan pribadi hingga pebisnis kelas atas melihat bahwa pulsa menjadi peluang yang sangat menguntungkan. Betapa tidak, usaha ini memang sangat fleksibel soal modal, masih menguntungkan dan hemat tenaga sekaligus biaya. Cukup dengan mempelajari software pulsa yang dipakai, maka transaksi yang menghasilkan uang pun sudah bisa diproses.

Untuk menjadi pemasok pulsa, yang perlu dilakukan pertama kali adalah menentukan software pulsa dengan kemampuan all operator. Software ini terdiri atas versi berbayar dan versi gratisan yang dapat dimanfaatkan oleh para pemula. Untuk software pulsa berbayar umumnya menggunakan server pulsa professional sebagai penyedia stok. Menjadi penjual pulsa, Anda perlu menyiapkan modal awal yang tergolong cukup besar untuk melengkapi sejumlah perangkat yang diperlukan, modal stok pulsa yang juga banyak, dan membeli software pulsa untuk menjual pulsa kepada agen ataupun pelanggan.

Membahas soal software pulsa, penjual juga perlu memastikan bahwa program yang mereka beli adalah software original bukan bajakan. Hal ini hubungannya dengan layanan yang akan diberikan dari pihak server. Tentunya Anda tidak ingin mengalami kendala saat melakukan transaksi karena software Anda bermasalah.

Menggunakan software pulsa bajakan juga dapat mendatangkan resiko lain yang juga bisa sangat merepotkan. Selain halnya beresiko kehilangan database transaksi, copy software yang tidak halal ini juga sangat rentan error. Berdasar pada perhitungan resiko yang besar dan membutuhkan modal yang besar, server pulsa ini hanya bisa dijalankan oleh para pebisnis kalangan atas saja. Bagi Anda yang ingin menjalankannya sebagai usaha sampingan, maka posisi sebagai agen bisa dicoba.

Apabila Anda sedang memperhitungkan untuk menjadi server dengan software pulsa premium, maka perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Modal: Jika dibanding dengan posisi agen yang hanya memerlukan HP untuk melakukan transaksi, maka server pulsa membutuhkan modal dan perangkat yang lebih banyak untuk menjalankan bisnisnya. Modal besar tersebut akan dialokasikan antara lain untuk membeli software pulsa, perangkat untuk mempermudah transaksi seperti seperangkat komputer, modem, handphone dan juga UPS. Selain itu, jumlah deposit untuk stok pulsa yang disiapkan juga harus lebih banyak untuk menunjang permintaan dari agen
  2. Pengetahuan: Anda harus mempelajari seluk-beluk usaha pulsa ini dengan selengkap-lengkapnya, terlebih sebagai posisi server. Anda dituntut memiliki wawasan tinggi dalam menjalankan usaha pulsa ini. mulai dari pengetahuan dasar meliputi istilah-istilah yang digunakan, varian produk operator seluler, cara transaksi dari tiap operator sampai bagaimana cara mengatasi apabila suatu ketika terjadi masalah saat melakukan transaksi.
  3. Sambungan Internet: Untuk menunjang kecepatan dalam proses transaksi dan pengisian saldo untuk agen, maka sambungan internet yang memadai dan stabil sangat diperlukan untuk menjaga kredibilitas layanan. 
  4. Chip: Anda bisa menggunakan chip untuk stok pulsa dari 3 operator; Telkomsel, Indosat dan XL.

Itulah tadi beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin menjadi server pulsa. Dengan penguasaan software pulsa yang baik, maka menjalankan bisnis ini akan menjadi semakin mudah dan menguntungkan.

0 komentar:

Post a Comment