Home » » Perbedaan Antara Owner Server dan Master Dealer Pulsa Dalam Bisnis Pulsa

Perbedaan Antara Owner Server dan Master Dealer Pulsa Dalam Bisnis Pulsa

Written By Randy on Monday, 10 September 2018 | 02:34

Dalam menjalankan bisnis pulsa ternyata tidak hanya sebatas menggunakan handphone dan saldo pulsa saja namun juga membutuhkan server pulsa. Saat ini sudah tersedia banyak pilihan server pulsa tentunya dengan harga dan kualitas yang berbeda. Jika Anda ingin memperoleh server dengan harga lebih murah maka Anda bisa menjadi master dealer pulsa. Saat Anda bergabung menjadi agen pulsa di sebuah server maka Anda bisa menjual pulsa tersebut kepada para pelanggan secara bebas. Biasanya peran Anda sebagai penjual pulsa tersebut bisa disebut sebagai agen pulsa atau master dealer.Tetapi dalam proses transaksi pulsa ternyata tidak selalu mudah sehingga Anda perlu juga mengetahui owner server pulsa tersebut untuk memudahkan proses kerjasama. 

Sebelum akhirnya Anda terjun sepenuhnya dalam bisnis pulsa yang menggunakan server sebaiknya ketahui terlebih dahulu perbedaan antara owner server dengan master dealer pulsa. Bila Anda mempunyai server pulsa untuk all operator maka Anda bisa dikatakan sebagai owner server. Sedangkan jika Anda menjual berbagai produk pulsa secara grosiran maka Anda bisa disebut sebagai master dealer. Biasanya master dealer ini juga bisa menjual kembali pulsanya kepada para reseller. Untuk menambah wawasan Anda mengenai perbedaan owner server dan master dealer maka berikut ini akan diberikan penjelasannya.

  • Harga Modal: Perbedaan yang pertama adalah dari segi harga modal. Untuk harga produk yang diperoleh owner pulsa memang lebih murah sebab langsung diperoleh dari suplier. Bila dibandingkan dengan master dealer pulsa tentu harganya memang jauh lebih murah. Tetapi dari segi kuantitas modal yang diperlukan oleh owner server memang jauh lebih besar karena harus menyediakan kebutuhan stok dari setiap operator. Untuk master dealer biasanya hanya perlu 1 kali deposit untuk semua jenis produk pulsa. 
  • Akses Transaksi: Dalam hal transaksi pulsa, owner server mempunyai akses yang penuh serta bisa bisa memantau secara real time. Selain itu owner juga mempunyai hak penuh untuk memproses ulang, mensukseskan, dan membatalkan transaksi. Sedangkan untuk master dealer tidak mempunyai hak penuh dalam melakukan transaksi namun berhak untuk mengajukan komplain jika pulsa ternyata tidak masuk. Kemudian pihak owner serverlah yang akan mempertimbangkan pembatalan atau proses ulang transaksi pulsa tersebut.
  • Sistem Setting Keuntungan: Dari segi sistem setting keuntungan, untuk owner server bisa mengatur keuntungan dengan jumlah yang berbeda pada masing-masing produk. Sedangkan pada master dealer biasanya diberikan batasan keuntungan yang bisa diperoleh dan setting harga pada setiap produknya juga terkunci sehingga tidak diperbolehkan menyetting harga perproduk. 
  • Periode Keuntungan: Baik owner server maupun master dealer pulsa sebetulnya sama-sama bisa memperoleh keuntungan harian. Tetapi untuk owner biasanya bisa mengambil keuntungan dari transaksi yang dilakukan setiap hari. Untuk master dealer harus mengikuti sistem pemberian komisi yang diterapkan oleh server pulsa baik secara harian atau bulanan.
Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan antara owner server dan master dealer pulsa yang bisa menjadi bahan referensi Anda. Jika Anda masih pemula dalam dunia bisnis pulsa maka sebaiknya silakan menjadi master dealer terlebih dahulu. Sebab menjadi master dealer tidak membutuhkan modal yang besar serta risiko kerugian lebih kecil bila dibandingkan dengan owner server. 

0 komentar:

Post a Comment